Pagi ini mungkin terlihat cerah dibanding dengan hari
sebelumnya . Kejadian kemarin sempat membuat Aoyaka cemas terhadap adiknya . Saat
berangkat sekolah kemarin adik Aoyaka tidak
membawa payung . Ketika pulang adik Aoyaka tampak terkena penyakit sejenis flu ,
mungkin adik Aoyaka terkena hujan . Yang
membuat Aoyaka cemas adalah lumuran darah dibagaian bawa rok adiknya .
Hidangan makan malam telah tersajikan dengan apik dan harum
. Membuat Aoyaka penuh semangat dalam makan malam ini . Tetapi adik Aoyaka masih
terbaring dikamar kecilnya . Aoyaka terus menanyakan tentang hal yang terjadi pada
adik Aoyaka . Aoyaka yakin pasti ada hal lain yang membuat adiknya sakit . Mungkin ulah perampok yang ingin
menyakiti adik Aoyaka dengan cara diracuni .
Adik Aoyaka dengan lemasnya menceritakan tentang kejadian
yang menimpannya . Adik Aoyaka mengaku waktu itu memang sedang hujan .
Suasananya pun mencekam , pada saat itu adik Aoyaka sangat ketakutan lantaran
melihat Rin teman Aoyaka berkelahi , akan tetapi adik Aoyaka tidak melihat satu
orang pun kecuali dirinya dan Rin . Adik Aoyaka hanya mendengar jeritan keras ,
adik Aoyaka yakin bahwa itu bukan jeritan Rin dan bukan suara sirine .
Aoyaka terkejut saat itu , sangat terkejut . Aoyaka
menanyakan kembali dimana tempat kejadian itu . Adik Aoyaka hanya ingat bahwa
kejadian itu dilapangan bola dekat sekolahnya . Aoyaka dengan sangat khawatir
menuruni tangga dan menuju rumah Rin . Aoyaka takut jika Rin sakit dan
mengalami hal yang lebih parah dari adik Aoyaka .
Aoyaka sangat terkejut dan bertambah ketakutannya , setelah
mendengar kabar dari ibu Rin . Ayah Rin telah melaporkan ke polisi atas
kehilang Rin . Semua keluarga Rin saat itu tidak ada dirumah , keluarga Rin
berpencar untuk mencari Rin yang hilang kecuali ibu Rin yang menunggu
kedatangan semua keluarganya terutama Rin .
Aoyaka tak mau hanya diam dan menangisi hilangnya Rin .
Aoyaka tak mau menghadapi ini sendirian , mungkin apabila Aoyaka seorang lelaki
, Aoyaka pasti akan ke Lapangan bola dekat sekolah adik Aoyaka . Pihak
kepolisian telah mendapat informasi penting dari Aoyaka yang didapat dari
Adiknya .
Pihak kepolisan juga membawa Aoyaka ke lapangan bola dan
beberapa polisi lainnya menannyakan kembali kepada adik Aoyaka tentang hal yang
telah terjadi . Semua terkejut , pihak kepolisian dibuat bingung mencekam , melihat darah yang telah mengering
di rerumputan lapangan dan Lubang besar yang sangat dalam .
Pihak kepolisan menyimpulkan semua kejadian ini tidak masuk
akal . Apalagi informasi yang didapat pihak kepolisian adalah siswi SD kelas 3 walaupun
ia pernah menjuarai beberapa olimpiade tingkat SD . pihak kepolisian mengira
ini hanya khayalan anak SD yang membesar
- besarkan suatu kejadian . Adik Aoyaka terus menyakinkan pihak polisi
bahwa yang ia lihat dan dengar adalah nyata . Adik Aoyaka benar – benar melihat
cahaya yang menyilaukan matanya , lalu Rin tiba – tiba menghilang .


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !